Out of style? I think, not yet..

Tempo hari, ketika acara arisan keluarga besar di rumah nenek, seorang wanita paruh baya yang tidak lain adalah sepupu bapak aku bertanya atau menasehati (aku sedikit kurang paham, bahasanya demikian cepat dan disaat yang sama suasana sedang ramai). Beliau berkata, "Mbak ica kok mukanya polosan? Mbak ica ga pernah pake make up an ya? Mbak ica kok cuma bawa tas ransel? Jangan gitu mbak, anak gadis harus bisa dandan, harus bisa tampil cantik dan modis, jadi harus dibiasakan dari sekarang mbak. Ya mbak ica, paham?!"

#glek. Paham bude.. Baik banget uda ingetin ica *nyengir*
Apa yang ada dipikiranku saat itu? Engga ada, selain bersyukur ibu aku tidak seperti beliau. (Hehehe piss bude v^^)

Mungkin bude ga tau umur aku masih diawal kepala dua, wajah masih ingin bernafas bebas tanpa rekatan make up sebelum nantinya didempul untuk nutupin keriput kalau uda berumur 30-40an, style masih ingin memakai outfit "anak muda beneran" bukan outfit "anak muda yang di karbit cepat akibat kebanyakan nonton sinetron" #apasih.



Gara-gara bude bilang begitu, aku jadi sengaja melirik dan memperhatikan anak-anak dari sepupu bapak yang umurnya tidak jauh beda denganku, mereka make up nyaaahh aduhai bak selebriti. Alisnya tebal seperti tembok cina. Wajahnya putih banget, sampai tangan dan kakinya kalah putih. Bulu matanyaaa, eummhh ala ala bulu mata Syahrini yang anti tornado. Bibirnya merah banget kayak abis makan darah. Belum lagi outfit pakaian, tas dan sepatu yang mereka pakai, kece badai!!! Beberapa dari mereka ada yang melihatku senang dan ada yang protes karena berdandan tidak sesuai umur #ellho.

Lalu salah aku, ga pakai make up? Lalu salah aku, kalau aku cuek bebek sama aksesoris wajah? Lalu salah aku berdandan cuek, cuma pakai pelembab wajah, bedak dan lipgloss? Lalu salah aku hanya memakai kemeja katun polos, celana jeans, sepatu karet dan membawa tas ransel yang kecil? Yang penting kan dalam acara aku memakai outfit yang pantas dan sopan :)

Memang style aku seperti ini. Aku aja baru mengenal produk kecantikan saat Junior High School, itupun hanya facial foam dan mosturaizer day cream. Kemudian baru memakai lipgloss saat Senior High School karena mulai kerasa bibir kering itu ga enak. Jilbab yang aku kenakan pun baru berubah gaya ketika aku beranjak kuliah, itupun kalau mau hangout atau ada acara baru utak-atik hijab. Outfit seperti pakaian, tas dan sepatu,, aku lebih suka model vintage anak SMA asli. Dan baru mulai kerasa diri ini oke kalau difoto pas ditawarin jadi model di salah satu butik milik teman, gara-gara dia tawaran-tawaran yang lain mulai berdatangan xixixi thanks yap pren.

Mau lihat style aku dulu sampai sekarang?hehe.

SMP - SMA - Kuliah

Walaupun aku terlihat cuek sama yang namanya penampilan, tapi aku tetap ga mau kalah dalam hal fashion and mode dalam event tertentu. Aku senang ketika teman-teman memuji karena perubahan penampilan dari tahun ke tahun. Bahkan ada yang sukarela jadi follower dari jaman SMP sampai sekarang (duh mbak, padahal aku ga ada apa-apanya dibanding kamu...)

Yah beginilah aku, apa adanya, mau keluar dari style biasanya, aku pikir jangan dulu, penampilan harus disesuaikan dengan umur. Kalau umurnya masih 20an, kenapa harus berdandan seperti umur 30an? :)

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Segitu dulu cerita kali ini. Terima kasih temans membaca artikel ini sampai akhir. Semoga bermanfaat.
Saya sangat ingin mendengar komentar temans setelah membaca. Silahkan, temans bebas berkomentar apa saja namun harap tetap menjaga kesopanan.
Sayang sekali komentar dengan subjek Anonymous akan terhapus otomatis, jadi mohon kesediaannya untuk memberi nama asli ya.
Terima kasih ^^.
Love, Lisa.