Header Ads

Review | Peeling dan Masker, Produk Mustika Ratu

Terkadang saya mengabaikan penampakan wajah dan kulit karena seringnya saya berkegiatan di lapangan. Lagipula, yang sangat dibutuhkan ketika berada di lapangan adalah skill, experience, otak dan kerjasama tim,, dan bukan hal-hal yang berbau kecantikan. Spontan saya flashback kebelakang. Beberapa tahun lalu saya tidak pernah meremehkan hal-hal kecantikan diri, tapi kini berubah 180 derajat.

Saya berfikir kembali, wanita sudah seharusnya bekerja multitasking. Walaupun kegiatan banyak sekali dilakukan dibawah matahari, namun sebagai wanita, tubuh dan wajah kita layak mendapatkan berbagai perawatan. Sang ibu pun menyuruh saya agar melakukan perawatan wajah karena kulit wajah anak sulungnya ini berubah warna menjadi coklat eksotis, pun ditambah ada noda hitam di pipi. Karena saya tidak suka yang lebay, saya hanya melakukan perawatan wajah dengan peeling dan masker setiap dua kali seminggu (sesuai dengan petunjuk dalam kemasan). Itupun kalau ingat hehehe, kalau engga ya setiap hari Sabtu atau Minggu harus di alarm pengingat agar melakukan perawatan wajah yang demikian simpel ini.

Pada saat kulit wajah menjadi coklat, saya tidak segera melakukan perawatan wajah. Saya memang anak sulung yang bandel. Akhirnya sang ibu tersayang membelikan sebuah tube 125 gram Masker Bengkoang produk Mustika Ratu. Pada saat dipakai hingga hampir habis, wajah saya belum merasakan manfaatnya. Setelah saya browsing, agar perawatan wajah jadi maksimal, sebelum memakai masker, kulit mati dan kotoran wajah sebaiknya dibersihkan terlebih dulu dengan peeling.


Jadi, saya fix memilih beberapa produk dari Mustika Ratu untuk wajah, yakni bubuk Peeling Mundisari 15 gram, bubuk Masker Bengkoang 15 gram serta Air Sari Mawar Putih 150 ml untuk merawat wajah tiap minggunya. Tak disangka, saya sudah menggunakan produk Mustika Ratu ini selama hampir 2 tahun. Halusnya dan cerahnya kulit karena memakai produk ini, membuat saya tak ingin beralih ke produk yang lain.

Peeling Mundisari
Peeling Mundisari terbuat dari ekstrak daun kemuning (Murraya exotica), ekstrak klabet (Fenugreek), Serbuk Temugiring (Curcuma heyneana), Oryza sativa Starch, dan Methylparaben.


Bahan-bahan ini telah melembutkan kulit serta mengangkat komedo dan sel kulit mati dari kulit wajah saya. Produk peeling dari Mustika Ratu ada dua macam, peeling mundisari dan peeling kulit kerang. Saya telah mencoba keduanya. Mulai dari bau, tekstur butiran scrub hingga kenyamanan di kulit, saya lebih memilih peeling mundisari.

Masker Bengkoang
Sejujurnya saya tak ingin kehilangan wajah putih saya hehe, jadi saya lebih memilih masker dengan variant Bengkoang dibanding masker variant lain.


Masker Bengkoang Mustika Ratu dapat mencerahkan wajah serta menyamarkan noda yang terlanjur menetap di pipi saya karena masker ini mengandung umbi bengkoang, akar manis, dan derivat vitamin C.

Cara Pakai

  1. Siapkan bahan (peeling mundisari, masker bengkoang, air sari mawar putih) dan peralatan (tissue, 2 cawan kecil atau wadah, bando penyeka rambut, washlap/handuk kecil)
  2. Seka rambut dengan bando, agar ketika kita melakukan peeling, rambut tidak turun ke wajah sehingga dapat mengganggu proses peeling
  3. Cuci tangan terlebih dulu lalu keringkan
  4. Tuang bubuk peeling secukupnya ke cawan/wadah kecil
  5. Tuang air sari mawar putih sedikit demi sedikit sehingga bubuk peeling berubah menjadi seperti bubur (tidak pekat juga tidak encer)
  6. Aplikasikan bubur peeling ke seluruh wajah hingga leher dengan jari, diamkan hingga setengah kering
  7. Gosok peeling di wajah secara perlahan dengan gerakan memutar
  8. Bilas dengan air hingga bersih, diamkan sebentar
  9. Tuang bubuk masker bengkoang secukupnya ke cawan kecil
  10. Tuang air sari mawar putih hingga bubuk masker basah dan tidak pekat juga tidak encer
  11. Gunakan jari untuk mengoleskan masker ke seluruh wajah dan leher, diamkan hingga kering
  12. Gunakan washlap/handuk kecil yang telah dibasahi air untuk membersihkan masker di wajah dan leher

Nah, saya sudah membagikan rahasia kulit wajah saya. Saya sudah mencoba produk ini selama hampir 2 tahun dan tidak ada efek samping atau dampak negatif terhadap wajah saya. Mau mengikuti jejak saya? :D

2 komentar:

  1. Aku baru aja coba tadi peelingnya. Tapi bingung dengan takarannya. Kata web tetangga 1:1. Tapi jadinya terlalu kental. 1:2 pun begitu. Takaran yang tepat itu berapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya memakai peeling sesuai dengan selera, tidak terlalu pekat dan tidak terlalu encer. Kalau terlalu pekat, peeling akan cepat rontok sebelum diaplikasikan ke wajah. Kalau peeling terlalu encer, harus menunggu hingga setengah kering baru bisa diaplikasikan (digosok) ke wajah. Jadi tidak ada takaran tepatnya, sesuai dengan feeling saja ^^

      Hapus

Hai. Terima kasih sudah berkunjung.
Bunga mawar mekar di taman. Beri komentar lalu berteman ^^

Diberdayakan oleh Blogger.