Liburan Mahasiswa Akhir di Pantura Taiwan (Day 3)

<< cerita sebelumnya

 

Mowniiingg (lagi)..

Sinar matahari pagi menyorot jendela kamar kami. Ini hari terakhir kami liburan di Tamsui. Mau jalan kemana hari ini?

 


Rencananya pagi ini kami ingin pergi ke pantai Shalun lagi. Puas-puasin menikmati desiran pasir dan ombak di pantai. Rupanya di pagi hari rasa malas menghampiri kami bertiga, hihihi. Alhasil kami hanya menghabiskan waktu bershantay di kamar hingga dekat waktu check out.

Iyaa, bebas kak kriwul,, bebaaass. #SingkekKriwul asyik mainan teletabis, Ayah Ibunya pillow talk dong #ehh.

 

Beginilah suasana kamar kami. Gambar diambil (dan diusahakan) sebaik mungkin dari berbagai kesempatan, karena sudah punya buntut (baik yang besar maupun yang kecil), sudah pasti kalau lihat tempat baru--niat hati mau difoto dulu baru diuji coba--rupanya mereka ngga bisa kompak. Maka pengambilan foto kamar diambilnya agak sembarang waktu.

 


Waktu awal kami baru masuk kamar hotel, saya melihat di coffee table dekat jendela terdapat welcome present, saya buka lah langsung, isinya dua buah coklat yang dibungkus kertas perayaan berwarna merah-emas dan ada kartu bertuliskan "Happy Honeymoon".

Lho? Lalu mas husband senyum-senyum sendiri sambil bilang, "Ah ngga seseru hotel di Indo. Aku request waktu booking hotel kemarin kalau kita mau honeymoon disini jadi minta ada hiasannya. Eee cuma dapet coklat". Dimakanlah coklat nya langsung sama do'i. Guweh speechless cuma bisa nyengir. Aduh lakik gueee~.


Ampun deh anaknya Pak Alam 😌







Mas husband mengambil sarapan setelah ditelpon pegawai hotel kemudian membawanya ke kamar. Dan hfuallah, sarapannya sama dengan yang kemarin. Bedanya hari ini ngga ada bubur. Kurang asyik ya sebenarnya, tapi mau gimana, dimakan seenaknya aza lah.


Makan Siang di Toko Indo Nati Tamsui Sebelum Pulang

Sekitar pukul sebelas lebih lima belas menit, telepon kamar berdering tanda ada panggilan dari pegawai hotel. Benar dugaan saya, itu pengingat waktu check out untuk kami. SIAPPP, kami suda siap meninggalkan hotel dan balik ke rutinitas.

Keluar dari hotel, kami mengisi perut terlebih dulu di Toko Indo Nati, tempatnya ngga jauh dari hotel.



Saat masuk toko, celingak celinguk, lho koq ngga ada laopaniang nya. Usut punya cerita, ada seorang mbak-mbak yang mengatakan kalau mbak Nati nya lagi pulang ke rumahnya untuk mengurus anaknya sebentar. Baik, kami tunggu sambil duduk dan camil-camil dulu hehe, bayarnya belakangan yak.

 

Pelanggan yang tidak bisa menunggu, wajib didahulukan.

 

Satu persatu pelanggan datang dan mbak tadi melayaninya dengan penuh kebingungan. Sesekali dia menelepon mbak Nati selaku yang punya toko untuk segera balik ke toko. Fix, mbak Nati ini pemilik yang unik. Dia sama sekali ngga takut rugi ato kehilangan ato apa gitu saat tokonya ditinggal gitu aja. Iya kalau sepi tokonya, lha wong ini lumayan rame wkwk.

Ada kali satu jam lebih kami menunggu, akhirnya mbak Nati dan suaminya datang sambil berkendara motor dan membawa layar LCD. Wait, terlihat yang menyetir motor mbak Nati dan yang membawa layar suaminya. Gokilsss mbak!.

Baru beliau datang, mas-mas yang sedari menunggu (kelaparan) langsung mengantri untuk pesan makanan. Mbak Nati melayani dengan sabar dan woles (kalau saya jadi mbak Nati sudah panik duluan mah). Mas husband pun tak luput ikut mengantri, bedanya do'i ingin langsung makan makanan yang sudah tersedia. Sambil memasak, mbak Nati mengobrol bersama kami. Panjang kali lebar, ngalor ngidul, kami banyak dapat informasi pun kelihatan beliau senang ada tempat bertukar pikiran.

Masakannya mbak Nati fix enak bingits! Dari kemarin makan malam dan sekarang makan siang dengan menu yang berbeda namun sangat memanjakan lidah dan perut. Ditambah beliau baiknya ngga ketulungan, dari porsi makanan yang kami makan kami hanya membayar harga lebih murah dari prediksi kami. Malah pas mau pulang, kami disangoni jeruk bali. Maunya dia, ngebawain semua jeruk bali yang dia punya buat kami. Lha dalah, barang bawaan kami aja satu stroller full, ngga bisa atuh bawa jeruk bali segitu banyak mbak..

Seperti Toko Indo lainnya, selain menyediakan masakan setiap harinya, Toko Indo Nati juga menjual barang-barang kebutuhan dari Indonesia. Kalau temans ada wisata ke Tamsui, jangan lupa mampir ke Toko Indo Nati yaa ^^.


Pulang Naik LRT lanjut MRT.

Kalau berangkat kemarin kami mencoba naik bus R26, maka pulang ke Taipei kami mencoba naik LRT Danhai. Siang yang cerah (cenderung fanasss) buat kami (maksudnya saya hehe) ngga semangat pulang. Pengen gitu rasanya nambah liburan 😝.


Serasa di luar negeri yaa, #ehh



Kia mulai ngantuk, nemplok sama Ayah~ (tolong abaikan barang bawaan kami 😂)


Waktu yang ditempuh lumayan lama gaess, ada kali hampir satu jam, karena rute LRT dari Fisherman's Wharf ke Stasiun MRT Hongshulin melewati gunung. Tapi keren banget pemandangannya, sayang tidak sempat mengabadikannya.....


💝💝💝


Inilah akhir dari cerita liburan kami. Alhamdulillah, liburan singkat namun sangat menyenangkan. Semoga bisa diulang di lain waktu, tentunya sudah ngga bertiga lagi ya, soon jadi berempat ^^

Terima kasih temans sudah mengikuti cerita saya, sampai jumpa di artikel saya berikutnya ^^.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Hai temans pembaca, salam kenal, saya Lisa.
Saya sangat ingin mendengar komentar temans setelah membaca cerita saya, silahkan, temans bebas berkomentar apa saja namun harap tetap menjaga kesopanan ya.
Terima kasih ^^.